Garmin telah melakukan perkembangan pada akhir bulan di 2018 dan produk baru yang Garmin luncurkan adalah Garmin Instinct.

Adalah jam tangan GPS untuk petualangan outdoor dengan standar militer yang tahan terhadap segala kondisi suhu, medan dan tahan air hingga kedalaman 100m. Jika anda ingin menempatkan jam tangan garmin kelas high-end pada lini jam tangan olahraga, maka jam tangan ini layak dibandingkan dengan Fenix 5, namun menawarkan versi lebih murah untuk menikmati segala fitur cerdas yang dibutuhkan saat anda beraktivitas luar ruangan.
Hadir dengan bezel fiber polimer yang diperkuat yang diklaim oleh Garmin “layar yang diperkuat secara kimia dan anti gores” yang lebih mudah dibaca di bawah sinar matahari langsung.
Di dalamnya terdapat giroskop 3 sumbu, altimeter barometric dan dukungan GLONASS dan Galileo untuk kemampuan jaringan multi-satelit jika Anda berada di area yang biasanya sulit untuk mendapatkan dukungan GPS yang baik.
Tentu saja, ada monitor denyutjantung dan rangkaian mode latihan rutin Garmin. Ditambah kompatibilitas dengan perangkat Garmin lainnya, seperti kamera aksi VIRB. Anda akan mendapatkan 14 hari masapakai baterai dalam mode smartwatch, 16 jam dalam mode GPS dan hingga 40 jam dalam mode penghemat baterai Ultra Trac.
Menjadi jam tangan outdoor yang bukan berasal darik elasForerunner ataupun Fenix, Instinct lebih pada fitur navigasi tetapi kurang pada fitur kebugaran. Anda mendapatkan hal-hal seperti navigasi lapangan, kemampuan untuk mengikuti rute GPX, mengakses data elevasi dan ada Storm Alert juga – sangat berguna jika Anda berada di wilayah ekstrem. Terdapat juga fitur Trackback, yang dapat digunakan untuk mengikuti titik arah kembali ketitik awal sesi perjalanan Anda.
Instinct diutamakan untuk para petualang, yang hadir dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan Fenix. Instinct memiliki tiga warna: Graphite, Tundra dan Flame Red, yang diterjemahkan menjadi abu-abu gelap, putih dan jingga.

